PHEV vs Bensin: Hitung Biaya Perjalanan Jakarta-Bandung dengan Wuling Cortez Darion

Wuling Cortez Darion PHEV di jalan tol

Teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) seperti pada Wuling Cortez Darion menawarkan yang terbaik dari dua dunia: efisiensi mobil listrik untuk perjalanan harian dan jangkauan mobil bensin untuk luar kota. Tapi seberapa besar penghematannya? Mari kita simulasikan untuk rute populer Jakarta-Bandung (sekali jalan, sekitar 150 km).

Asumsi yang Digunakan:

  • Jarak: 150 km.
  • Harga Listrik: Rp 1.700 per kWh (asumsi tarif non-subsidi 2025).
  • Harga Bensin: Rp 15.000 per liter (asumsi harga Pertamax 2025).
  • Konsumsi Bensin MPV Konvensional: 1 liter untuk 12 km (rata-rata dalam kota/tol).

Skenario 1: Wuling Cortez Darion PHEV

Cortez Darion PHEV memiliki mode listrik murni hingga 125 km. Untuk perjalanan 150 km, mobil ini akan menggunakan listrik sepenuhnya untuk 125 km pertama, dan beralih ke mode hybrid (bensin) untuk 25 km sisanya.

  • Biaya Listrik (125 km): Baterai Cortez Darion PHEV sekitar 25 kWh. Mengisi penuh biayanya 25 kWh x Rp 1.700 = Rp 42.500. Ini sudah mencakup 125 km.
  • Biaya Bensin (25 km): Dalam mode hybrid, konsumsi BBM sangat efisien, bisa mencapai 1:20. Untuk 25 km, dibutuhkan sekitar 1.25 liter. Biayanya 1.25 liter x Rp 15.000 = Rp 18.750.
  • Total Biaya Cortez Darion PHEV: Rp 42.500 + Rp 18.750 = Rp 61.250,-

Skenario 2: MPV Bensin Konvensional

Untuk menempuh jarak 150 km dengan konsumsi rata-rata 1:12, mobil ini membutuhkan bensin sebanyak:

  • Kebutuhan Bensin: 150 km / 12 km per liter = 12.5 liter.
  • Total Biaya MPV Bensin: 12.5 liter x Rp 15.000 = Rp 187.500,-

Kesimpulan

Hasilnya sangat jelas. Perjalanan Jakarta-Bandung dengan Wuling Cortez Darion PHEV (Rp 61.250) bisa lebih hemat hingga 3 kali lipat dibandingkan menggunakan MPV bensin konvensional (Rp 187.500). Ini membuktikan bahwa teknologi PHEV tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga sangat ramah di kantong untuk jangka panjang.